JAKARTA-Ajang Festival Mode Indonesia (FMI)-Jakarta Fashion Week (JFW) 2009 sudah digelar. Acara yang dihelat Femina Group pada 11-14 November ini digelar di pusat perbelanjaan Pacific Place.
Sebanyak 50 desainer yang tergabung dalam dua asosiasi besar di Indonesia, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Ikatan Perancang Model (IPMI) ini ikut memeriahkan acara tersebut.
Dalam ajang yang akan memanjakan para fashionista ini, Chief Operating Officer Femina Group dan Ketua Umum Jakarta Fashion Week 2009/2010 Svida Alisjahbana berharap, JFW tahun ini bisa menjadi lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Tak hanya memamerkan ratusan koleksi busana, kemegahan panggung JFW 09/10 akan dimeriahkan dengan munculnya karya unik berkelas internasional. Ajang ini juga terasa istimewa melalui kolaborasi fesyen dua negara, Indonesia-India, dengan hadirnya duo desainer asal India yang namanya sudah tak asing di dunia internasional.
Duo desainer tersebut adalah Tarun Tahiliani dan Malini Ramani. Duo desainer terkemuka ini telah memamerkan hasil rancangannya dalam perhelatan akbar “Paris Fashion Week” dan “Milan Fashion Week”. Kolaborasi ini juga dalam rangka Festival India pada 16 Oktober-15 Desember 2009.
Pemilihan kerja sama dengan perancang India didasari oleh berbagai aspek penting. “India dan Indonesia sama-sama memiliki kekayaan tekstil yang luar biasa. Indonesia dan India juga memiliki sejarah panjang kerja sama dan eksplorasi kain yang tidak ada habis-habisnya,” ujar Svida saat konferensi pers di Gedung Femina, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2009).
Tak hanya berlandaskan sejarah yang sama, bergabungnya perancang India memamerkan koleksinya untuk saling menginspirasi negara masing-masing.
“Dua desainer yang akan berkolaborasi kali ini merupakan desainer yang telah memamerkan karyanya di ajang ‘Paris Fashion Week’ dan ‘Milan Fashion Week’. Kedua desainer ini datang berkunjung ke Indonesia awal Juni dan mulai mendesain busana dengan kain tradisional Indonesia, seperti tenun, batik, songket dan lainnya. Sedangkan perwakilan dari Indonesia pada Juli 2009 akan mengunjungi India dan mengeksplor tekstil India dalam setiap rancangan mereka. Dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat menginspirasi Indonesia untuk lebih gigih mempromosikan fesyennya agar lebih mendunia,” papar Svida.
Dalam rangkaian acara JFW 09/10 tersebut, seluruh desainer mempersembahkan parade fesyen bertema “Friendship Through Culture” dalam Festival India. Tema tersebut diambil untuk semakin mempererat hubungan bilateral kedua negara.
“Mengangkat tema ‘Friendship Through Culture’ dalam Festival India, kami berharap kerja sama ini bisa membuat kedua negara berbagi warisan budaya masing-masing. Selain itu, mudah-mudahan festival ini memberikan dampak positif bagi hubungan India-Indonesia. Termasuk dalam bidang perdagangan, investasi, pariwisata, dan hubungan antarwarganya,” tutur Biren Nanda, Duta Besar India untuk Indonesia.
Source
kezone/koran SI/foto: femina group
